Arsip Blog
Selamat Tahun Baru 2010
Tahun 2009 telah berlalu diganti tahun 2010 yang semoga penuh akan barokah dan kedamaian di Indonesia ini.
Suasana tahun baru 2o10 agak berbeda karena baru saja orang besar meninggalkan negeri ini untuk selamanya, tapi keramaian tetap terjaga. Seperti gambar dibawah ini yang saya ambil saat saya mau pulang sehabis menghadiri suatu acara, jalan-jalan penuh kendaraan bermotor.
Sejarah
Tadi malam sempat ngobrol-ngobrol ama tetangga sebelah, mulai dari obrolan yang ringan sampai yang agak keras seperti kayu. Mulai dari obrolan yang terupdate sampai yang nggak tahu tahun kapan. Tiba sampai obrolan mengenai sejarah. Ya, sejarah memang sangat enak untuk disimak, apalagi didengar dari orang-orang yang tahu persis.
Mulai dari pengertian sejarah sendiri, sampai sejarah tentang Islam, dunia, sampai tokoh-tokoh sangat penting untuk kita ketahui, karena sejarah mencerminkan suatu individu atau bangsa, seperti yang pernah diungkapkan Bung Karno “Jasmerah= Jangan sekali-kali melupakan sejarah”.
Sejarah tak lepas dari hitam dan putih seperti kisah Pandawa dan Kurawa, tapi sejarah juga terbias warna abu-abu, yakni tak kita ketahui mana yang patut dan tidak seperti ketika zaman orde lama dan baru. Sejarah tak bisa dipandang dari satu sisi karena akan mengurangi obyektivitas mengenai sejarah tersebut. Harus dilihat dari sudut yang lain atau kalau buku harus dilihat dan dibaca dari beberapa buku dengan judul yang sama tapi berbeda penulis.
Saya jadi ingat, dulu saya pernah ngobrol-ngobrol dengan kakak kelas saya sambil diiringi beberapa gelas kopi, berbicara mengenai sejarah juga, menurut beliau (teman saya itu), :
Ketika sejarah dibuka lepas dan terbuka tanpa tedeng aling-aling dan diselingi dengan pantangan serta mitos, maka sejarah itu akan jadi bahan tertawaan dan hinaan bagi generasi saat ini yang tak mengerti dan paham akan itu,
karena sejarah tak melulu mengulas hal yang manis tapi juga pahit bak buah maja, maka biarlah adanya sejarah seperti itu tak usah kita terlalu larut akan semuanya.ujar temen saya
Manisnya masa kecil
Masih kuingat ketika pagi menjelang, suara anak-anak tertawa tergelak sambil menuju sekolah, riang gembira bersama.
Masih kuingat bau anak-anak yang mandi di kali, riang gembira tanpa peduli apa pun.
Masih kuingat semarak anak-anak berangkat ke surau di sore hari.
Itu dulu, tatkala aku masih kecil dan termasuk dalam golongan anak-anak itu, tapi sekarang semua berubah,
Jarang ku temui anak-anak bergerombol pergi kesekolah, yang ada anak-anak sekarang lebih suka diantar memakai kendaraan pribadi orang tuanya.
Jarang kutemui anak-anak mandi sepuasnya di kali, mereka takut terkena limbah kotoran-kotoran sampah yang menggumpal dan ikut mengalir.
Jarang kulihat anak-anak pergi mengaji ke surau-surau, mereka lebih senang memanggil ustadz privat yang dating kerumah, atau lebih suka menonton televise.

