Sejarah

Tadi malam sempat ngobrol-ngobrol ama tetangga sebelah, mulai dari obrolan yang ringan sampai yang agak keras seperti kayu. Mulai dari obrolan yang terupdate sampai yang nggak tahu tahun kapan. Tiba sampai obrolan mengenai sejarah. Ya, sejarah memang sangat enak untuk disimak, apalagi didengar dari orang-orang yang tahu persis.

Mulai dari pengertian sejarah sendiri, sampai sejarah tentang Islam, dunia, sampai tokoh-tokoh sangat penting untuk kita ketahui, karena sejarah mencerminkan suatu individu atau bangsa, seperti yang pernah diungkapkan Bung Karno “Jasmerah= Jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Sejarah tak lepas dari hitam dan putih seperti kisah Pandawa dan Kurawa, tapi sejarah juga terbias warna abu-abu, yakni tak kita ketahui mana yang patut dan tidak seperti ketika zaman orde lama dan baru. Sejarah tak bisa dipandang dari satu sisi karena akan mengurangi obyektivitas mengenai sejarah tersebut. Harus dilihat dari sudut yang lain atau kalau buku harus dilihat dan dibaca dari beberapa buku dengan judul yang sama tapi berbeda penulis.

Saya jadi ingat, dulu saya pernah ngobrol-ngobrol dengan kakak kelas saya sambil diiringi beberapa gelas kopi, berbicara mengenai sejarah juga, menurut beliau (teman saya itu), :

Ketika sejarah dibuka lepas dan terbuka tanpa tedeng aling-aling dan diselingi dengan pantangan serta mitos, maka sejarah itu akan jadi bahan tertawaan dan hinaan bagi generasi saat ini yang tak mengerti dan paham akan itu,

karena sejarah tak melulu mengulas hal yang manis tapi juga pahit bak buah maja, maka biarlah adanya sejarah seperti itu tak usah kita terlalu larut akan semuanya.ujar temen saya

Juga masih menurut teman saya itu,”kamu tahu kitab kamasutra? lihatlah sekarang ketika generasi sekarang mendengar disebutkannya kamasutra, maka yang ada difikirannya pasti mesum dan diselingi tawaan serta ucapan -wah-. Padahal kitab tersebut mengandung seni dan tidak mudah untuk ditulis bahkan oleh orang zaman ini pun, penulis kitab tersebut dulu sangat berat untuk mengarang kitab tersebut perlu tapa brata dan puasa yang sangat sulit dilakukan oleh orang zaman ini.

Ehm, sejarah memang patut kita ketahui, tapi kita juga harus mengetahui sampai dimana batas dan norma untuk mengetahuinya.

Tagged:

10 thoughts on “Sejarah

  1. Untara Desember 28, 2009 pukul 2:54 pm Reply

    Ah memang benar! Tidak boleh melupakan sejarah dan kenangan masa lalu, sepahit atau semanis apapun itu! Karena itu akan membuat kita selalu ingat asal usul diri ini …

    Banyak orang .. dulu susah sekarang senang lalu lupa masa lalunya .. akhirnya lengah dan mengambil jalan yang salah .. kembali ke keadaan semula.

    Banyak orang .. dulu biasa biasa saja sekarang memiliki kekuasaan lalu lupa pada masa lalunya .. akhirnya tumbang menjadi orang biasa biasa saja atau bahkan lebih parah menjadi hina dan dihujat orang lain .. karena kesombongan yang dia ciptakan sendiri.

    ……

    • firmatha Desember 30, 2009 pukul 3:15 pm Reply

      hooh…..
      setuju mas untara

  2. errick Desember 31, 2009 pukul 7:45 am Reply

    salam kenal mas firmatha…

    tema yg menarik… sy punya pertanyaan… kapan suatu cerita/buku sejarah itu dianggap benar? pasalnya, cerita2 sejarah kadang saling bertentangan

    • firmatha Januari 1, 2010 pukul 4:28 am Reply

      memang suatu buku sejarah kadang berbeda satu dengan lain, tapi itu juga perlu kita ketahui bahwa ada sejarah berbeda yang terjadi dan patut kita ketahui, karena ada beberapa sejarah yang dengan sengaja dikaburkan agar tidak diketahui oleh publik.

  3. Pai Desember 31, 2009 pukul 9:28 am Reply

    kita memang harus banyak belajar dari sejarah.
    oh y, linknya sudah saya pasang… terima kasih sudah mau bertukar link dengan sayah.πŸ™‚

    • firmatha Januari 1, 2010 pukul 4:29 am Reply

      sama-sama, sering2 ya berkunjung kesini..πŸ˜†

  4. kyaine Januari 1, 2010 pukul 12:51 am Reply

    dalam bbrp kasus, sejarah itu bisa dibuat untuk sebuah kepentingan sesaat. tetapi dng adanya kemajuan teknologi informasi spt ini, akan semakin banyak pihak yg bisa mengakses sejarah yg benar, bagaimana pun pahitnya sejarah itu

    • firmatha Januari 1, 2010 pukul 4:31 am Reply

      jadi teknologi bisa membantu untuk mencari suatu kebenaran sesaat ya mas..

  5. Zamrud Februari 1, 2010 pukul 12:17 pm Reply

    Kenalin sejarah indonesia mulai era pra kolonial hingga reformasi, dan budaya nusantara sekedar utk melestarikannya agar tdk ada lagi negeri lain yang mengaku milik mereka…. baca & komen di blog zamrud

    • firmatha Februari 9, 2010 pukul 4:15 am Reply

      sepakat mas zamrud, mari bersama-sama jaga warisan budaya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: